Kamis, 12 April 2012

Metode Kumon


BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Perkembangan teknologi yang pesat sangat berpengaruh dalam dunia pendidikan. Dengan berkembangnya teknologi ini mengakibatkan berkembangnya ilmu pengetahuan yang memiliki dampak positif maupun negatif.
Dengan perkembangan teknologi ini pemerintah perlu meningkatkan pembangunan di bidang pendidikan. Peningkatan itu dapat dilakukan dengan cara peningkatan sarana dan prasarana, peningkatan tenaga profesionalisme, tenaga pendidik, dan peningkatan mutu anak didik.
Pembelajaran matematika selama ini belum berhasil meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep-konsep dan aturan-aturan matematika. Selama ini siswa cenderung menghafal konsep-konsep matematika, tanpa memahami maksud dan isinya.
Dengan demikian pembelajaran matematika di sekolah merupakan masalah. Oleh karena itu, yang penting adalah bagaimana siswa memahami konsep-konsep matematika secara bulat dan utuh, sehingga jika diterapkan dalam menyelesaikan soal-soal matematika siswa tidak mengalami kesulitan.
Gambaran permasalahan tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran matematika perlu diperbaiki guna meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep matematika. Mengingat pentingnya matematika maka diperlukan pembenahan proses pembelajaran yang dilakukan guru yaitu dengan menawarkan suatu metode pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman siswa. Terhadap konsep-konsep matematika.
Salah satu cara untuk mengatasi yaitu dengan menerapkan metode pembelajaran matematika dengan metode kumon.


B.  Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah yang akan kami akan bahas yaitu:
1.    Bagaimanakah sejarah metode kumon  bisa sampai ke seluruh dunia?
2.    Apa pengertian, misi dan tujuan metode kumon?
3.    Bagaimana materi, bahan pelajaran dan cara belajar metode kumon?
4.    Apa kelebihan dan kelemahan metode kumon?
5.    Bagaimana hasil belajar metode kumon?
6.    Bagaimana contoh materi pelajaran dengan metode Kumon?

C. Tujuan
Tujuan dari pembuatan makalah ini yaitu :
1.    Untuk mengetahui sejarah metode kumon  bisa sampai ke seluruh dunia
2.    Memahami pengertian, misi dan tujuan metode kumon
3.    Mengetahui bahan pelajaran dan cara belajar metode kumon
4.    Mengetahui kelebihan dan kelemahan metode kumon
5.    Mengetahui hasil belajar metode kumon
6.    Mengerti contoh materi pelajaran dengan metode Kumon













BAB II
PEMBAHASAN

A.  Sejarah Metode Kumon
Metode Kumon adalah suatu model belajar dari Jepang dan dikembangkan pertama kali oleh Toru Kumon, seorang guru matematika SMA yang pada awalnya ingin membantu pelajaran matematika anaknya yang waktu itu masih duduk di kelas 2 SD. Ia kemudian merancang suatu sistem agar anaknya dapat belajar secara efektif, sistematis, serta memiliki dasar-dasar Matematika yang kuat.
Yang dilakukannya adalah mengacu pada sasaran “Matematika tingkat SMA
Membuat lembar kerja dengan susunan pelajaran yang meningkat secara
”step by step” Memberikan lembar kerja yang dapat diselesaikan oleh anaknya setiap hari dalam waktu kurang dari 30 menit.
Pada Juli 1954, Takeshi mulai menggunakan materi buatan ayahnya ketika ia di kelas 2 SD. Ia mulai dengan soal-soal penjumlahan dan maju secara cepat. Ia berlatih dengan sistem belajar ini secara rutin setiap hari. Hasilnya, ia dapat menyelesaikan Persamaan Diferensial dan Kalkulus Integral setara pelajaran tingkat SMA, ketika masih duduk di kelas 6 SD. Toru Kumon kemudian berkeinginan agar anak-anak lain pun merasakan manfaat belajar seperti ini. Ia menerapkan cara ini kepada anak-anak di lingkungan tempat tinggalnya. Hasilnya memuaskan, dan sistem belajar Kumon berkembang dari mulut ke mulut. Kini, Kumon tidak hanya menyebar ke seluruh Jepang saja, tetapi juga ke seluruh dunia.

B.  Pengertian, Misi dan Tujuan Metode Kumon
Kumon adalah sistem belajar yang memberikan program belajar secara perseorangan sesuai dengan kemampuan masing-masing, yang memungkinkan anak menggali potensi dirinya dan mengembangkan kemampuannya secara maksimal.
Metode Kumon adalah suatu lembaga bimbingan belajar atau kursus, disebarluaskan di Indonesia pada Oktober 1993, namun banyak orang yang tidak mengetahuinya. Di Kumon, anak belajar? Cara belajar yang benar? (learning how to learn) sehingga tumbuh sikap belajar yang baik.
Melalui pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris, Kumon tidak hanya membentuk kemampuan akademik saja, akan tetapi juga membentuk karakter yang positif dan “life-skills” (ketrampilan hidup) yang akan berguna bagi masa depan anak.
Misi yang ditetapkan pada metode Kumon: “ Dengan menggali potensi yang ada pada setiap individu, dan dengan mengembangkan kemampuan tersebut secara maksimal, kami berusaha agar dapat membentuk manusia yang sehat dan berbakat yang dapat memberikan sumbangan yang berarti bagi masyarakat”[1]
Kumon bertujuan agar setiap siswa memilih kemampuan dasar yang kuat, kemandirian dan rasa percaya diri untuk mengembangkan dirinya masing-masing dan kemampuan untuk mengidentifikasikan dan menyelesaikan permasalahan dengan kemampuannya sendiri sehingga mereka dapat memberikan sumbangan yang berarti bagi masyarakat dan memberikan kontribusi bagi layanan pengembangan pendidikan.
Metode Kumon memiliki keistimewaan yaitu:
1.        Memulai dari level yang tepat akan menumbuhkan kecintaan belajar
2.        Sesuai dengan kemampuan karena sebelum anak belajar ada tes penempatan
3.        Maju dengan kemampuan sendiri
4.        Bahan pelajaran tersusun atas langkah-langkah kecil (small steps) sehingga memperoleh kemampuan dasar yang kuat untuk mencapai tingkat yang lebih tinggi
5.        Lembar kerja Kumon disusun untuk menumbuhkan sikap belajar mandiri
6.        Anak mengerjakan soal secara mandiri bertahap dari tingkat yang mudah sampai tingkat yang lebih sulit.
7.        Mengembangkan kebiasaan belajar yang baik dan kemampuan belajar mandiri
8.        Maju melampaui tingkatan kelas
9.        Di Kumon, orangtua memegang peranan yang sangat penting
10.    Belajar secara kontinu dengan metode Kumon akan bermanfaat dalam membentuk masa depan anak
Dalam metode ini yang menonjol adalah:
1.    Individual Pace yang artinya setiap anak belajar dengan kecepatan masing-masing (tidak seperti di sekolah)
2.    Dilegence yang artinya anak di dorong untuk rajin setiap hari mengerjakan konsep yang sama sampai akhirnya menjadi mahir.

C.  Materi, Bahan Pelajaran dan Cara Belajar Metode Kumon
Metode Kumon menggunakan bahan pelajaran berupa lembar kerja yang disusun sedemikian rupa secara sistematis dan small step (langkah kecil) sehingga dapat leluasa disesuaikan dengan kemampuan belajar dan kemampuan siswa. Yang berisi materi pelajaran matematika dari tingkat prasekolah sampai dengan tingkat SMA. Materi pelajaran matematika Kumon bertujuan membentuk kemampuan dasar agar anak didik dapat mempelajari matematika tingkat SMA dengan kemampuannya sendiri.
Bahan pelajaran Kumon disusun secara berurutan, mulai dari level yang paling rendah dan menyenangkan bagi anak yang mempelajarinya, bahkan untuk anak yang tidak suka belajar sekalipun.
Pada metode Kumon anak diberikan bimbingan secara perseorangan sesuai dengan kemampuan masing-masing. Karena itu, sebelum memulai perjalanannya di Kumon, anak diberikan tes penempatan untuk mengetahui titik pangkal yang tepat. Program belajar dimulai dari bagian yang dapat dikerjakan anak dengan mudah, dan sedikit demi sedikit dilanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi.
Anak tidak menerima pelajaran secara sepihak dari pembimbing, melainkan dilatih untuk memahami dan mengerjakan soal dengan kemampuannya sendiri. Cara belajar seperti ini akan membentuk kemandirian dalam belajar.
Alur belajar metode Kumon yaitu:
1.    Tes Penempatan
Merupakan penentuan level awal. Setelah mengerjakan tes penempatan, pembimbing kemudian akan menganalisa hasil tesnya dengan cermat dan menentukan level awal siswa. Menentukan level awal yang tepat adalah kunci untuk belajar mandiri sejak dari awal belajar di Kumon.
2.    Datang ke kelas Kumon 2 kali seminggu
Biasanya mempelajari lembar kerja secara mandiri. Siswa datang ke kelas Kumon 2 kali seminggu, karena Kumon menekankan pentingnya belajar mandiri.
3.    Pembimbing mendukung belajar mandiri
Memastikan tingkatan belajar yang tepat. Sebelum hari belajar di kelas dimulai, pembimbing menyiapkan lembar kerja yang tepat untuk setiap siswa. Di kelas, pembimbing mengamati siswa dengan cermat, untuk memastikan setiap siswa belajar pada tingkatan yang tepat untuknya.
4.    Lembar kerja dikerjakan oleh siswa secara mandiri
Mengembangkan kebiasaan belajar yang baik dan memperdalam pemahaman. Setelah menyelesaikan pelajarannya hari itu, siswa menyerahkan lembar kerja yang telah dikerjakan kepada Pembimbing. Lalu dinilai dan jika ada kesalahan siswa membettulkannya sendiri.
5.    Senang mengerjakan pekerjaan rumah setiap hari
Setiap siswa diberikan pekerjaan rumah dengan tingkatan yang tepat. Setelah siswa menyelesaikan pelajarannya di kelas kumon, pembimbing memberikan lembar kerja yang tepat untuk dikerjakan di rumah. Pekerjaan rumah yang telah dikumpulkan kemudian dinilai oleh pembimbing dan jika perlu, siswa memperbaiki lembar kerjanya dengan mandiri sampai semuanya jawabannya benar.
Materi aritmatika pada bilangan pecahan dalam metode Kumon terdiri dari dua pokok bahasan yaitu operasi aritmatika (Penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian) pada bilangan pecahan dan soal-soal cerita pada bilangan pecahan.
Materi pada soal-soal latihan aritmatika pada bilangan pecahan dalam metode Kumon caranya sama seperti yang diajarkan di Sekolah Dasar, hanya saja langkah-langkah dalam pengerjaannya yang berbeda, karena di Kumon diberikan cara penyelesaian soal yang singkat agar waktu yang digunakan lebih efisien.
Materi pada kursus kumon terdiri dari 23 tingkatan, mulai dari tingkat 7A hingga Q, tingkat 7A, 6A, 5A, 4A, 3A, 2A setara dengan tingkat pra sekolah, tingkat A, B, C, D, E, F setara dengan tingkat SD, tingkat G, H, I, J, K, L, M, N, O, P, Q setara dengan tingkat SMA.
Dalam penerapannya metode ini membagi kedalam 6 tahap, diantaranya:
1.    Mula-mula, anak mengambil buku saku yang telah disediakan, menyerahkan lembar kerja PR yang sudah dikerjakannya di rumah, dan mengambil lembar kerja yang telah dipersiapkan pembimbing untuk dikerjakan anak pada hari tersebut.
2.    Anak duduk dan mulai mengerjakan lembar kerjanya. Karena pelajaran diprogram sesuai dengan kemampuan masing-masing, biasanya anak dapat mengerjakan lembar kerja tersebut dengan lancar.
3.    Setelah selesai mengerjakan, lembar kerja diserahkan kepada pembimbing untuk diperiksa dan diberi nilai. Sementara lembar kerjanya dinilai, anak berlatih dengan alat bantu belajar.
4.    Setelah lembar kerja selesai diperiksa dan diberi nilai, pembimbing mencatat hasil belajar hari itu pada “Daftar Nilai”. Hasil ini nantinya akan dianalisa untuk penyusunan program belajar berikutnya.
5.    Bila ada bagian yang masih salah, anak diminta untuk membetulkan bagian tersebut hingga semua lembar kerjanya memperoleh nilai 100. Tujuannya, agar anak menguasai pelajaran dan tidak mengulangi kesalahan yang sama.
6.    Setelah selesai, anak mengikuti latihan secara lisan. Sebelum pulang, pembimbing memberikan evaluasi terhadap pekerjaan anak hari itu dan memberitahu materi yang akan dikerjakan anak pada hari berikutnya.

D.  Kelebihan dan Kelemahan Metode Kumon
Kelebihan dan kelemahan metode kumon yaitu:
1.             Kelebihan metode kumon
a.    Sesuai dengan kemampuan karena sebelum anak belajar ada tes penempatan sehingga anak tidak merasa tersiksa.
b.    Bahan pelajaran tersusun atas langkah-langkah kecil sehingga anak bisa memperoleh kemampuan dasar yang kuat.
c.    Anak mengerjakan soal secara mandiri bertahap dari tingkat yang mudah sampai tingkat yang lebih sulit bila mengalami kesulitan bisa melihat buku penyelesaian sehingga pembelajaran akan lebih bermakna.
d.   Kumon mengajak anak disiplin

2.             Kelemahan Metode Kumon
a.    Tidak semua siswa dalam satu kelas memiliki kemampuan yang sama.
b.    Anak belajar secara perorangan sehingga dimungkinkan tumbuh rasa individualisme.
c.    Kedisiplinan kumon kadang membuat anak-anak menjadi tidak kreatif.

E.  Hasil Belajar Metode Kumon
Program dan bimbingan metode Kumon yang diberikan secara perorangan pada tingkatan dan porsi yang tepat akan mengembangkan kemampuan matematika anak. Selain itu belajar dalam waktu yang singkat dan rutin. Setiap harinya, maka dalam diri anak akan terbentuk kemampuan berkonsentrasi, ketangkasan kerja, kemampuan berpikir, kebiasaan belajar dan rasa percaya diri yang merupakan dasar untuk mempelajari hal-hal lainnya.
Hasil belajar siswa Kumon bervariasi. Ada siswa yang menyelesaikan seluruh bahan pelajaran metode Kumon. Namun demikian, ada beberapa yang agak lambat, tetapi dapat dikatakan cepat apabila dibandingkan dengan metode biasa.
Maka, metode ini sangat cocok digunakan pada tingkat sekolah dasar, karena dasar-dasar matematika seperti tambah ( + ), kurang(  ),  bagi ( : ), kali ( ) terdapat ditingkat sekolah dasar sehingga siklus pembelajaran matematika pada jenjang-jenjang pendidikan selanjutnya dapat terlampaui optimal.

F.   Contoh Materi Pelajaran dengan Metode Kumon
Di dalam metode Kumon biasanya di gunakan cara penyelesaian soal yang singkat agar waktu yang digunakan lebih efisien. Contoh materi pelajaran dengan metode Kumon yaitu:
1.    Perkalian Dasar[2]
Salah Satu bagian terpenting belajar matematika adalah menguasai perkalian dasar dengan baik. Yang dimaksud dengan perkalian dasar adalah perkalian 1 digit 1 digit. (1 angka  1 angka).
Caranya:
a.    Tuliskan perbedaan masing-masing bilangan terhadap 10. (dalam lingkaran)
b.    Jumlah secara silang untuk mendapat hasil puluhannya
c.    Kalikan bilangan pada nomor satu





Contoh perkalian lebih dari 5 :
Bilangan
Dasar
Perkalian
Keterangan
10
    9       9
 

9  1 = 8 puluh   (penjumlahan silang)
1  1 = 1
Jadi 9  9 = 81            (80 + 1)
10
     8        9
92 atau 8  1 = 7 puluh (penjumlahan silang)
2   1 = 2
Jadi 8  9 = 72          ( 70 + 2 )

2.    Perkalian Silang[3]
Teknik perkalian silang bisa digunakan untuk menghitung sembarang bilangan 2 digit  2 digit ( puluhan  puluhan ) dengan sangat mudah.
Caranya :
a.    Sediakan 3 kamar ( kamar ratusan, kamar puluhan dan kamar satuan)
b.    Tempatkan formula  ( kali ), + ( tambah ) dan  ( kali ) pada masing-masing kamar
c.    Bilangan yang ada di kamar ratusan dikalikan, dikamar puluhan dikalikan silang dan dijumlahkan ( + ), bilangan di kamar satuan dikalikan.
Perkalian silang bilangan puluhan :
Contoh : 12  13 =


X
 
 
                       
                                                    1  1       3 + 2        2  3
                                              ·       Kamar Ratusan (dikalikan) :
1  1 = 1 ditambah 2 angka nol                             = 100
                                              ·       Kamar puluhan ( dikalikan dan ditambah ) :
1  3 + 1  2                                                          =   50
( = 5 ditambah 1 angka nol )
                                              ·       Kamar satuan (dikalikan) :
 3                                                                      =     6
                                                                                              +
Jadi : 12  13                                                          = 156
Perkalian ratusan sembarang[4]
Perkalian 2 bilangan ratusan dilakukan dengan cara yang sama dengan cara sebelumny. Pada umumnya, perkalian 3 digit  3 digit sudah cukup kompleks, sehingga lebih dari itu, lebih disarankan untuk menggunakan alat hitung kecuali, untuk bilangan-bilangan yang memiliki sifat tertentu.
Caranya:
a.    Kalikan nilai ratusan untuk mendapatkan nilai puluhan ribu (dari 2 angka nol menjadi 4 angka nol)
b.   Kalikan secara silang nilai ratusan dan satuannya (luar-luar dan dalam-dalam) untuk mendapat nilai ratusan (2 angka nol)
c.    Kalikan nilai satuannya
Contoh:
123  452 = .......








 









Ratusan    : 12  45 = 450 + 90               = 54000
Puluhan    : 24 + 135                                =   1590
Satuan      : 3  2                                     =       06      +
Jadi           : 123  452                             = 55996

3.    Pembagian Dasar[5]
Pembagian dasar adalah pembagian bilangan kurang dari 100 dengan bilangan kurang dari 10. Cara terbaik untuk menyelesaikan pembagian dasar adalah dengan mengetahui bahwa pembagian adalah kebalikan dari perkalian.
Contoh:
Jika 7  8 = 56, maka 56 : 7 = 8 dan 56 : 8 = 7
Sayangnya, tidak semua siswa dapat memahami prinsip di atas dengan mudah. Sebagian siswa memerlukan bantuan untuk memahami dan menghitung hasil pembagian.
Untuk siswa yang mengalami kesulitan dalam pembagian dasar, maka pembagian dasar yang sulit bagi sebagian siswa menjadi sangat mudah.


Caranya :
a.    Cari pembentuk 10 dari pembagi
b.    Tambahkan hasilnya dengan angka puluhan dari bilangan yang dibagi
Contoh:
48/6 =........
Pembentuk 10 dari 6 = 4
Puluhan dari 48 = 4                 4 + 4 = 8
Jadi 48/6 = 8


BAB III
PENUTUP

Kesimpulan
Metode Kumon merupakan suatu model belajar dari Jepang dan dikembangkan pertama kali oleh Toru Kumon, seorang guru matematika SMA. Kumon adalah sistem belajar yang memberikan program belajar secara perseorangan sesuai dengan kemampuan masing-masing, yang memungkinkan anak menggali potensi dirinya dan mengembangkan kemampuannya secara maksimal.
Kumon bertujuan agar setiap siswa memilih kemampuan dasar yang kuat, kemandirian dan rasa percaya diri untuk mengembangkan dirinya masing-masing dan kemampuan untuk mengidentifikasikan dan menyelesaikan permasalahan dengan kemampuannya sendiri sehingga mereka dapat memberikan sumbangan yang berarti bagi masyarakat dan memberikan kontribusi bagi layanan pengembangan pendidikan.
Bahan pelajaran Kumon disusun secara berurutan, mulai dari level yang paling rendah dan menyenangkan bagi anak yang mempelajarinya, bahkan untuk anak yang tidak suka belajar sekalipun.





DAFTAR PUSTAKA

Pramono, Handi, dkk. 2010. Matematika Cara Paling Mudah Mendapatkan Nilai 100. Solo : Indonesia 100 Publishing
http://id.wikipedia.org/wiki/Metode_Kumon
http://komunikasi.um.ac.id/?p=738
http://haydar85.wordpress.com/2008/07/07/bagaimanakah-penerapan-metode-kumon-itu/
http://www.dunia-ibu.org/artikel/rumah-tangga/les-kumon.html
www. Sekolahrumah.com/index.php
quiniee.blogspot.com/2008/09/peruba.....
nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/fa.....
komunikasi.um.ac.id/
student-research.umm.ac.id/..../7809
                                                   


[1]  Kumon, 2004 : 1
[2]  Handi Pramono, dkk. 2010. Matematika Cara Paling Mudah Mendapatkan Nilai 100. Solo : Indonesia 100 Publishing. Hlm 8
[3] Handi Pramono, dkk. 2010. Matematika Cara Paling Mudah Mendapatkan Nilai 100. Solo : Indonesia 100 Publishing. Hlm 79
[4]  Handi Pramono, dkk. 2010. Matematika Cara Paling Mudah Mendapatkan Nilai 100. Solo : Indonesia 100 Publishing. Hlm 89
[5] Handi Pramono, dkk. 2010. Matematika Cara Paling Mudah Mendapatkan Nilai 100. Solo : Indonesia 100 Publishing. Hlm 89

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar